Category: An Nahwu Al Wadhih Jilid I

Pengantar Kitab An Nahwul Wadhih Jilid 1 »

 
النَحْوُ الوَاضِح
 
Nahwu (perumpamaan) yang Jelas
في قواعد اللغة العربية
pada kaidah bahasa arab
للدرسات الابتدائية
untuk tingkat sekolah dasar

الجزء الاول

jilid 1
 
تاليف
 
Pengarang

علي الجارمي و مصطفى امين

 
 
Segala puji milik Allah Ta’ala, Rabb semesta alam, dengan sebenar-benar pujian. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi dan hambaNya Muhammad Shallallahu ‘alihi wasallam, kepada keluarga, sahabat dan pengikut beliau hingga hari [...]

Kalimat Sempurna (Al Jumlah Al Mufidah) (1) »

Kalimat Sempurna (berfaidah)
1. Taman itu bagus
2. Matahari terbit
3. Ali Mencium Bunga Mawar
4.  Muhammad memetik bunga
5.  Ikan hidup di dalam air
6.  Pohon kurma banyak  di Mesir

Arkayne = window.Arkayne || {};
Arkayne.baseurl = ‘http://www.arkayne.com’;
Arkayne.go = function(e, a, view, cid, gid) {
var id = a.getAttribute(’id’);
var orig = a.getAttribute(’href’);
[...]

Bagian-bagian Kalimat (2) »

Contoh-contoh:
1. Ibrahim menunggangi kuda
2. Ismai’l bermain-main dengan kucing
3. Petani memanen gandum
4. Domba memakan buncis dan jelai (sejenis gandum)
5. Aku mendengarkan nasihat
6. Cahaya bersinar di dalam kamar
7. Perahu berjalan di atas air
8. Apakah kamu menyukai perjalanan?

Kita mengetahui pada pembahasan sebelumnya bahwa jumlah mufidah tersusun dari bagian-bagian yaitu kata-kata. Kita akan mengetahui pada pelajaran [...]

Pembagian Fi’il (kata kerja) Berdasarkan Waktu (3) »

Pembagian Fi’il Berdasarkan Waktu

(1) Fi’il Madhi

Contoh-contoh:
1. Seekor anjing telah berlari
2. Seorang laki-laki telah berdiri
3. Sebuah kitab telah hilang
4. Sebuah jam telah berdering
5. Seorang anak perempuan telah datang
6. Ayam telah berkokok

Pembahasan:
perhatikanlah kalimat pertama pada contoh-contoh di atas kalian akan mendapati fi’il-fi’il karena setiap kata itu menunjukkan suatu perbuatan pada waktu tertentu yaitu waktu lampau. [...]

Fa’il (predikat / pelaku) (4) »

1. Burung itu terbang
2. Kuda itu berlari
3. Seorang anak bermain
4. ikan itu mengapungg
5. Nyamuk itu meenggigit
6 Seorang anak perempauan sedang makan.
Pembahasan:
contoh-contoh di atas semuanya adalah kalimat. Setiap kalimat itu tersusun dari fi’il dan isim. Jika kita membahas 3 contoh pertama, akan kita dapati bahwa yang terbang adalah burung, yang lewat adalah kuda, dan yang [...]

Maf’ul Bih (Objek) (5) »

Maf’ul Bih (Objek)

1. Murid itu mengikat tali
2.Anak perempuan melipat baju
3. Serigala memakan domba
4. Orang yang lomba memperoleh hadiah
5. Rubah berburu ayam
6. Tukang daging menjual daging

Pembahasan:
setiap kalimat pada contoh di atas disusun oleh satu fi’il dan dua isim. Isim yang pertama dinamakan “fa’il” karena perbuatan itu dikerjakan olehnya. Apabila kita perhatikan pada 3 contoh [...]

Perbandingan antara fa’il (predikat) dan maf’ul bih (objek) (6) »

Perbandingan antara fa’il dan maf’ul bih

1. Kuda menarik roda (semacam gerobak)
2. Anak laki-laki memetik bunga
3. Fatimah mengikat kambing muda
4. Petani menyiram bibit tanaman
5. Pemain melemparkan bola
6. Polisi mengepung pencuri

Kesimpulan:
Kita tahu dari pembahasan terdahulu dan dari memperhatikan contoh di atas bahwa:
1. Setiap fa’il dan maf’ul itu adalah isim
2. Fa’il adalah yang mengerjakan sutu perbuatan
3. Maf’ul bih [...]

Mubdata (diterangkan) & Khabar (menerangkan) (7) »

Mubtada dan Khabar

Contoh-contoh:
1. Apel itu manis
2. Gambar itu indah
3. Lari itu bermanfaat
4. Kereta itu cepat
5. Kebersihan adalah kewajiban
6. Bumi itu bulat

Pembahasan:
contoh-contoh di atas semuanya adalah kalimat, dan setiap kalimat tersebut disusun dari 2 isim, isim yang pertama adalah yang memulai suatu kalimat yang disebut “mubtada”. Maka jika kita cukupkan saja pada kata yang pertama [...]

Jumlah Fi’liyyah (kalimat kata kerja) (8) »

Jumlah Fi’liyyah

Contoh-contoh:
1. Kilat bercahaya
2. Serigala mengaum
3. Salju berjatuhan
4. Hawa dingin memuncak
5. Petiklah mawar!
6. Ambillah kitab!

Pembahasan:
Kita tahu dari pembahasan terdahulu bahwa setiap kalimat di atas termasuk jumlah mufidah karena ia tersusun dari dua kata atau lebih dan memberikan faidah kepada pendengar (dimengerti). Jika kita perhatikan setiap kalimat-kalimat ini tersusun dari fi’il dan fa’il. Oleh karena setiap [...]

Jumlah Ismiyyah (9) »

Jumlah Ismiyyah

Contoh-contoh:

1. Rumah itu luas
2. Udaranya sejuk
3. Debu itu beterbangan
4. Jalanan Macet
5. Jalanan itu sempit
6. Tikus itu bersembunyi

Pembahasan:
Setiap contoh di atas adalah jumlah mufidah dan setiap jumlah di atas tersusun dari 2 isim, yang pertama mubtada dan yang kedua khabar. Oleh karena setiap jumlah ini diawali dengan isim maka dinamakan jumlah ismiyyah.

KAIDAH:
12. Setiap [...]