Jumlah Ismiyyah

Contoh-contoh:
1. Rumah itu luas
2. Udaranya sejuk
3. Debu itu beterbangan
4. Jalanan Macet
5. Jalanan itu sempit
6. Tikus itu bersembunyi
Pembahasan:
Setiap contoh di atas adalah jumlah mufidah dan setiap jumlah di atas tersusun dari 2 isim, yang pertama mubtada dan yang kedua khabar. Oleh karena setiap jumlah ini diawali dengan isim maka dinamakan jumlah ismiyyah.
KAIDAH:
12. Setiap kalimat yang tersusun dari mubtada dan khabar dinamakan jumlah ismiyyah.
Related posts
- Rafa' bagi Fi'il Mudhari' (12)
- Fa'il (predikat / pelaku) (4)
- Jumlah Fi'liyyah (kalimat kata kerja) (8)
- Pengantar Kitab An Nahwul Wadhih Jilid 1
- Bagian-bagian Kalimat (2)
- Pembagian Fi'il (kata kerja) Berdasarkan Waktu (3)
- Perbandingan antara fa'il (predikat) dan maf'ul bih (objek) (6)
- Kalimat Sempurna (Al Jumlah Al Mufidah) (1)
antum mahir jiddan ya akhi,,,
mdh2an antum diberikan kesabaran,,,
saya sangat suka dengan ilmu nahwu dan shorop,,
tapi ada banyak hal yang lum saya tahu,, karena tdk ada keterangan yang berbahsa indonesia